PENGERTIAN DAN KAJIAN KEPENDUDUKAN


Ilmu yang mempelajari masalah kependudukan adalah demografi.Istilah ini pertama kali digunakan oleh Achille Guillard. Demografi sebagai suatu ilmu telah muncul sejak abad ke-17.

John Graunt seorang pedagang di London, yang melakukan analisis data kelahiran dan kematian, migrasi dan perkawinan dalam hubungannya dengan proses penduduk dianggap sebagai Bapak Demografi.

Jumlah penduduk dapat meningkat, stabil atau menurun. Indikator dari perubahan penduduk ini adalah tingkat kelahiran, kematian dan migrasi.

Komposisi penduduk merupakan suatu konsep yang mengacu pada susunan penduduk menurut kriteria tertentu, seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, suku bangsa, dan pendidikan.

Data mengenai struktur penduduk yang disajikan secara grafis disebut piramida penduduk (population pyramid).

Kebijaksanaan kependudukan berhubungan dengan keputusan pemerintah.

Dengan mempengaruhi kelahiran, kematian, dan persebaran penduduk, pemerintah memiliki strategi yang dianggap baik untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Di luar kebijaksanaan persebaran penduduk atau migrasi, secara garis besar, kebijaksanaan kependudukan terbagi menjadi dua bagian, yaitu kebijaksanaan pronatal dan kebijaksanaan antinatal.

Karakteristik angkatan kerja tidak terlepas dari pengaruh ketiga variabel utama kependudukan (kelahiran, kematian, dan migrasi). Kehidupan sosial suatu negara dapat digambarkan jika kita mengetahui komposisi lapangan pekerjaan dari angkatan kerjanya.

Antara kekuatan-kekuatan ekonomi dan kekuatan-kekuatan demografi ada hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi.
GENERASI, REGENERASI, DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Generasi secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu masa di mana kelompok manusia pada masa tersebut mempunyai keunikan yang dapat memberi ciri pada dirinya dan pada perubahan sejarah atau zaman.

Menurut Notosusanto, pengertian generasi itu sendiri sebenarnya lebih berlaku untuk kelompok inti yang menjadi panutan masyarakat zamannya, yang dalam suatu situasi sosial dianggap sebagai pimpinan atau paling tidak penggaris pola zamannya (pattern setter).

Di Indonesia, dianggap telah ada empat generasi, yaitu generasi ‘20-an, generasi ’45, generasi ’66, dan generasi reformasi (’98).

Suatu generasi harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pada zamannya, melaksanakan pembangunan dengan sumber daya yang ada dan akan ada, serta menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan dari pembangunan dan sumber daya-sumber daya tersebut.

Untuk itu diperlukan adanya suatu sistem dan mekanisme pembangunan dalam keseluruhan yang melibatkan semua pihak, baik aparatur, peraturan, pengawas, maupun rakyatnya (grass-root).

Selain itu, diperlukan juga kajian-kajian sosial seperti ekonomi, kependudukan (demografi) dan ekologi untuk pendukungnya.

Cara pandang kita terhadap pengertian generasi, baik dari sisi terminologi maupun fakta dan persepsinya tidak dapat dilakukan dengan terlalu sederhana.

Dari generasi ke generasi selalu memunculkan permasalahan yang khusus dan pola penyelesaiannya akan khas pula tergantung faktor manusia dan kondisi yang ada pada zamannya.

Masing-masing generasi mencoba menjawab tantangan yang khas pada masanya dan seharusnyalah dipandang secara holistik (menyeluruh) untuk mempelajari dan mengkajinya.

Pemahaman tentang sejarah dan wawasan yang luas sangat mempengaruhi tantang penilaian dan persepsi terhadap keberadaan suatu generasi dan masyarakat secara keseluruhan.

Bila kita kaitkan antara generasi dengan pembangunan, maka keberadaan generasi tidak akan terlepas dari karakter dan ciri-ciri penduduk suatu bangsa beserta kondisinya.

Masalah penduduk yang meliputi jumlah, komposisi, persebaran, perubahan, pertumbuhan dan ciri-ciri penduduk berkaitan langsung dengan perhitungan-perhitungan pembangunan, baik konsep, tujuan maupun strategi pembangunan suatu bangsa.

Penduduk suatu bangsa dapat merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan (sumber daya), tetapi jika tidak dipelajari dan disesuaikan akan dapat menjadi faktor penghambat yang cukup penting pula.

Masing-masing negara mempunyai kebijakan regenerasi yang berbeda dalam menangani masalah penduduk dan dalam melakukan kaderisasi.

Pembangunan yang ideal ialah pembangunan yang harus disikapi dengan arif, cermat dan dengan konsep yang berkelanjutan (sustainable development), disesuaikan dengan kondisi dan karakter bangsa itu sendiri.

Ilmu yang mempelajari masalah kependudukan adalah demografi.Istilah ini pertama kali digunakan oleh Achille Guillard. Demografi sebagai suatu ilmu telah muncul sejak abad ke-17.

John Graunt seorang pedagang di London, yang melakukan analisis data kelahiran dan kematian, migrasi dan perkawinan dalam hubungannya dengan proses penduduk dianggap sebagai Bapak Demografi.

Jumlah penduduk dapat meningkat, stabil atau menurun. Indikator dari perubahan penduduk ini adalah tingkat kelahiran, kematian dan migrasi.

Komposisi penduduk merupakan suatu konsep yang mengacu pada susunan penduduk menurut kriteria tertentu, seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, suku bangsa, dan pendidikan.

Data mengenai struktur penduduk yang disajikan secara grafis disebut piramida penduduk (population pyramid).

Kebijaksanaan kependudukan berhubungan dengan keputusan pemerintah.

Dengan mempengaruhi kelahiran, kematian, dan persebaran penduduk, pemerintah memiliki strategi yang dianggap baik untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Di luar kebijaksanaan persebaran penduduk atau migrasi, secara garis besar, kebijaksanaan kependudukan terbagi menjadi dua bagian, yaitu kebijaksanaan pronatal dan kebijaksanaan antinatal.

Karakteristik angkatan kerja tidak terlepas dari pengaruh ketiga variabel utama kependudukan (kelahiran, kematian, dan migrasi). Kehidupan sosial suatu negara dapat digambarkan jika kita mengetahui komposisi lapangan pekerjaan dari angkatan kerjanya.

Antara kekuatan-kekuatan ekonomi dan kekuatan-kekuatan demografi ada hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi.
GENERASI, REGENERASI, DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Generasi secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu masa di mana kelompok manusia pada masa tersebut mempunyai keunikan yang dapat memberi ciri pada dirinya dan pada perubahan sejarah atau zaman.

Menurut Notosusanto, pengertian generasi itu sendiri sebenarnya lebih berlaku untuk kelompok inti yang menjadi panutan masyarakat zamannya, yang dalam suatu situasi sosial dianggap sebagai pimpinan atau paling tidak penggaris pola zamannya (pattern setter).

Di Indonesia, dianggap telah ada empat generasi, yaitu generasi ‘20-an, generasi ’45, generasi ’66, dan generasi reformasi (’98).

Suatu generasi harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pada zamannya, melaksanakan pembangunan dengan sumber daya yang ada dan akan ada, serta menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan dari pembangunan dan sumber daya-sumber daya tersebut.

Untuk itu diperlukan adanya suatu sistem dan mekanisme pembangunan dalam keseluruhan yang melibatkan semua pihak, baik aparatur, peraturan, pengawas, maupun rakyatnya (grass-root).

Selain itu, diperlukan juga kajian-kajian sosial seperti ekonomi, kependudukan (demografi) dan ekologi untuk pendukungnya.

Cara pandang kita terhadap pengertian generasi, baik dari sisi terminologi maupun fakta dan persepsinya tidak dapat dilakukan dengan terlalu sederhana.

Dari generasi ke generasi selalu memunculkan permasalahan yang khusus dan pola penyelesaiannya akan khas pula tergantung faktor manusia dan kondisi yang ada pada zamannya.

Masing-masing generasi mencoba menjawab tantangan yang khas pada masanya dan seharusnyalah dipandang secara holistik (menyeluruh) untuk mempelajari dan mengkajinya.

Pemahaman tentang sejarah dan wawasan yang luas sangat mempengaruhi tantang penilaian dan persepsi terhadap keberadaan suatu generasi dan masyarakat secara keseluruhan.

Bila kita kaitkan antara generasi dengan pembangunan, maka keberadaan generasi tidak akan terlepas dari karakter dan ciri-ciri penduduk suatu bangsa beserta kondisinya.

Masalah penduduk yang meliputi jumlah, komposisi, persebaran, perubahan, pertumbuhan dan ciri-ciri penduduk berkaitan langsung dengan perhitungan-perhitungan pembangunan, baik konsep, tujuan maupun strategi pembangunan suatu bangsa.

Penduduk suatu bangsa dapat merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan (sumber daya), tetapi jika tidak dipelajari dan disesuaikan akan dapat menjadi faktor penghambat yang cukup penting pula.

Masing-masing negara mempunyai kebijakan regenerasi yang berbeda dalam menangani masalah penduduk dan dalam melakukan kaderisasi.

Pembangunan yang ideal ialah pembangunan yang harus disikapi dengan arif, cermat dan dengan konsep yang berkelanjutan (sustainable development), disesuaikan dengan kondisi dan karakter bangsa itu sendiri..

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN

Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.

Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.
KEPENDUDUKAN, GENERASI, DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.

Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya. Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.
KEPENDUDUKAN, GENERASI, DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
.

KONSEP MASYARAKAT DAN KONSEP KEBUDAYAAN


Masyarakat adalah sekumpulan individu yang mengadakan kesepakatan bersama untuk secara bersama-sama mengelola kehidupan. Terdapat berbagai alasan mengapa individu-individu tersebut mengadakan kesepakatan untuk membentuk kehidupan bersama. Alasan-alasan tersebut meliputi alasan biologis, psikologis, dan sosial. Pembentukan kehidupan bersama itu sendiri melalui beberapa tahapan yaitu interaksi, adaptasi, pengorganisasian tingkah laku, dan terbentuknya perasaan kelompok. Setelah melewati tahapan tersebut, maka terbentuklah apa yang dinamakan masyarakat yang bentuknya antara lain adalah masyarakat pemburu dan peramu, peternak, holtikultura, petani, dan industri. Di dalam tubuh masyarakat itu sendiri terdapat unsur-unsur persekutuan sosial, pengendalian sosial, media sosial, dan ukuran sosial. Pengendalian sosial di dalam masyarakat dilakukan melalui beberapa cara yang pada dasarnya bertujuan untuk mengontrol tingkah laku warga masyarakat agar tidak menyeleweng dari apa yang telah disepakati bersama. Walupun demikian, tidak berarti bahwa apa yang telah disepakati bersama tersebut tidak pernah berubah. Elemen-elemen di dalam tubuh masyarakat selalu berubah di mana cakupannya bisa bersifat mikro maupun makro.

Apa yang menjadi kesepakatan bersama warga masyarakat adalah kebudayaan, yang antara lain diartikan sebagai pola-pola kehidupan di dalam komunitas. Kebudayaan di sini dimengerti sebagai fenomena yang dapat diamati yang wujud kebudayaannya adalah sebagai suatu sistem sosial yang terdiri dari serangkaian tindakan yang berpola yang bertujuan untuk memenuhi keperluan hidup. Serangkaian tindakan berpola atau kebudayaan dimiliki individu melalui proses belajar yang terdiri dari proses internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi.

Masyarakat adalah sekumpulan individu yang mengadakan kesepakatan bersama untuk secara bersama-sama mengelola kehidupan. Terdapat berbagai alasan mengapa individu-individu tersebut mengadakan kesepakatan untuk membentuk kehidupan bersama. Alasan-alasan tersebut meliputi alasan biologis, psikologis, dan sosial. Pembentukan kehidupan bersama itu sendiri melalui beberapa tahapan yaitu interaksi, adaptasi, pengorganisasian tingkah laku, dan terbentuknya perasaan kelompok. Setelah melewati tahapan tersebut, maka terbentuklah apa yang dinamakan masyarakat yang bentuknya antara lain adalah masyarakat pemburu dan peramu, peternak, holtikultura, petani, dan industri. Di dalam tubuh masyarakat itu sendiri terdapat unsur-unsur persekutuan sosial, pengendalian sosial, media sosial, dan ukuran sosial. Pengendalian sosial di dalam masyarakat dilakukan melalui beberapa cara yang pada dasarnya bertujuan untuk mengontrol tingkah laku warga masyarakat agar tidak menyeleweng dari apa yang telah disepakati bersama. Walupun demikian, tidak berarti bahwa apa yang telah disepakati bersama tersebut tidak pernah berubah. Elemen-elemen di dalam tubuh masyarakat selalu berubah di mana cakupannya bisa bersifat mikro maupun makro.

Apa yang menjadi kesepakatan bersama warga masyarakat adalah kebudayaan, yang antara lain diartikan sebagai pola-pola kehidupan di dalam komunitas. Kebudayaan di sini dimengerti sebagai fenomena yang dapat diamati yang wujud kebudayaannya adalah sebagai suatu sistem sosial yang terdiri dari serangkaian tindakan yang berpola yang bertujuan untuk memenuhi keperluan hidup. Serangkaian tindakan berpola atau kebudayaan dimiliki individu melalui proses belajar yang terdiri dari proses internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi..

ILMU PENGETAHUAN DAN PEMANFAATANNYA


Ilmu pengetahuan dikembangkan untuk meningkatkan harkat hidup manusia, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Masalahnya, manusia sering memiliki rasa serakah, sehingga ilmu pengetahuan tidak jarang digunakan untuk memenuhi kepentingannya sendiri walaupun dengan cara mengorbankan orang lain. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan ilmu pengetahuan. Karena itulah ilmu pengetahuan harus memiliki etika atau kode etik ilmu pengetahuan. Dalam mempelajari etika ilmu pengetahuan, masalah yang menjadi perhatian utama adalah masalah utilitarisme. Utilitarisme adalah nilai praktis kegunaan ilmu pengetahuan. Dalam konteks utilitarisme, ilmu pengetahuan harus dikembangkan dalam rangka memberikan kebahagiaan dan kesejehteraan semua manusia. Dari situlah perlu ada rasa keadilan dalam penerapan ilmu pengetahuan.
INDIVIDU, KELUARGA, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN

Ilmu pengetahuan dikembangkan untuk meningkatkan harkat hidup manusia, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Masalahnya, manusia sering memiliki rasa serakah, sehingga ilmu pengetahuan tidak jarang digunakan untuk memenuhi kepentingannya sendiri walaupun dengan cara mengorbankan orang lain. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan ilmu pengetahuan. Karena itulah ilmu pengetahuan harus memiliki etika atau kode etik ilmu pengetahuan. Dalam mempelajari etika ilmu pengetahuan, masalah yang menjadi perhatian utama adalah masalah utilitarisme. Utilitarisme adalah nilai praktis kegunaan ilmu pengetahuan. Dalam konteks utilitarisme, ilmu pengetahuan harus dikembangkan dalam rangka memberikan kebahagiaan dan kesejehteraan semua manusia. Dari situlah perlu ada rasa keadilan dalam penerapan ilmu pengetahuan.
INDIVIDU, KELUARGA, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN.

KESUKSESAN


heeemm   mm hidup itu memang susah, kadang kita merasa senang kadang juga kita merasa sedih,.. Tapi itulah hidup, suka atau tidak suka kita harus menjalaninya.... Namun kita harus bisa menjadikan kesusahan itu sebagai awal dari kebahagiaan yang akan kita jalani di masa yang akan datang.... Tidak mungkin seorang yang sukses tidak pernah merasa susah... Justru semua sukses itu di mulai dengan susah paya, dengan sgala pengorbanan.Kita tidak akan pernah mencapai sesuatu yang yang kita inginkan tanpa pengorbanan.
Untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan itu tidak mudah, tidak semudah membalikan telapak tangan.
Kadang semua orang berpikir bahwa untuk menjadi seorang yang sukses itu mudah, tapi setelah ia menjalaninya, baru ia sadar bahwa untuk mencapai kesuksesan itu bukanlah suatu hal yang muda.
      UNTUK MENJADI SEORANG YANG SUKSES ITU TIDAK MUDAH.

heeemm   mm hidup itu memang susah, kadang kita merasa senang kadang juga kita merasa sedih,.. Tapi itulah hidup, suka atau tidak suka kita harus menjalaninya.... Namun kita harus bisa menjadikan kesusahan itu sebagai awal dari kebahagiaan yang akan kita jalani di masa yang akan datang.... Tidak mungkin seorang yang sukses tidak pernah merasa susah... Justru semua sukses itu di mulai dengan susah paya, dengan sgala pengorbanan.Kita tidak akan pernah mencapai sesuatu yang yang kita inginkan tanpa pengorbanan.
Untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan itu tidak mudah, tidak semudah membalikan telapak tangan.
Kadang semua orang berpikir bahwa untuk menjadi seorang yang sukses itu mudah, tapi setelah ia menjalaninya, baru ia sadar bahwa untuk mencapai kesuksesan itu bukanlah suatu hal yang muda.
      UNTUK MENJADI SEORANG YANG SUKSES ITU TIDAK MUDAH..

Hitler penggemar berat Ariel NOAH Band

.

cara cepat memulai bisnis online

Tips CARA CEPAT Memulai BISNIS ONLINESebagian orang menyebutnya ENERGI UNTUK MEMULAI. Adalah kekuatan yang kita perlukan untuk memulai sesuatu.
Memulai perjalanan, memulai bisnis, memulai belajar, memulai berbuat baik dst.
Energi untuk memulai ini sangat besar. Bahkan bagi beberapa orang TERLALU BESAR sehingga, tidak jadi memulai lagi…tidak jadi memulai lagi…, menunda lagi sampai akhirnya tidak jadi melakukan sesuatu.
Berbisnis itu MUDAH, MEMULAI untuk berbisnis ITU YANG SULIT.
Bagaimana dengan BISNIS ONLINE? Sama saja.
Berikut ini Tips CARA CEPAT Memulai BISNIS ONLINE :

1. Milikilah NIAT Untuk Jadi PeBISNIS ONLINE.

Niat yang baik dan teguh adalah MODAL TERBAIK. Bukan uang, bukan keahlian.
Tapi sebaliknya niat yang baik dan teguh akan menggiring anda menemukan Modal berupa UANG yang baik. Menggiring anda menemukan keahlian dan ilmu yang baik. Dan juga membuat anda bisa bertahan dalam kondisi apapun.
Niat yang baik dan teguh membuat anda istiqomah di BISNIS ONLINE anda sendiri. Tidak tergoda dengan BISNIS ONLINE orang. Dan juga tidak tergoda untuk berhenti berBISNIS ONLINE dan kembali dengan Bisnis Konvensional (Offline saja).
Niat yang baik dan teguh juga adalah ALASAN TUHAN memberi kesuksesan pada kita.

2. Segera PUTUSKAN BISNIS ONLINE Apa Yang Ingin Anda Jalankan.

Untuk BISNIS ONLINE pemula disarankan hanya 1 saja bisnis yang dijalankan. Jangan suka tertarik dengan bisnis orang, tapi jalankan BISNIS SENDIRI.
Semakin cepat anda mengetahui apa kemauan anda dalam hidup, makan semakin mudah anda menjalani KEHIDUPAN ini dan MERAIH KESUKSESAN.
Semakin cepat anda memutuskan BISNIS ONLINE apa yang ingin anda jalankan, maka semakin cepat pula anda meraih kesuksesan di bidangnya. Jangan suka berganti2 bisnis, jangan suka menjalankan bisnis orang, tapi istiqomahlah dengan BISNIS ONLINE sendiri.

3. Lakukan RISET OFFLINE dan RISET ONLINE (Riset Pasar + Riset Pesaing, Riset Stok Barang, Riset Harga DLL)

Sebelum memulai aktivitas JUALAN (Buat Website, Promosi dll) anda harus mengawalinya dengan RISET. Mulailah bisnis anda dengan ILMU, tidak dengan emosi apalagi hanya hasrat sesaat.
Riset Offline dan Online memudahkan kita menemukan, apa yang sebenarnya dicari ORANG di Internet. Apa yang sebenarnya dibutuhkan PASAR ONLINE.
Kesalahan dalam hal riset ini akan membuat seluruh aktivitas Internet Marketing menjadi sia-sia dan ikut salah.

4. Buatlah Sebuah Website Dengan NAMA WEBSITE Yang TerOPTIMASI dan Dengan Domain [dot] COM

Betul! Pusat dari seluruh aktivitas BISNIS ONLINE kita adalah Website atau BLOG.
Nama harus sudah terOPTIMASI. Dan jangan lupa pakai DOMAIN [dot] COM.
Bagaimana mencari nama DOMAIN TEROPTIMASI dan alasan mengapa harus memakai domain [dot] COM akan dibahas kemudian di postingan selanjutnya.

5. Lakukan PROMOSI Secara Masif OFFLINE dan ONLINE 24 Jam

Setelah website, lakukan promosi masif, 24 JAM. Offline dan Online.
Bagaimana bisa 24 jam? Gunakan PC / Laptop / Tablet dan Integrasikan dengan BLACKBERRY anda.
Penjelasan penggunakan Blackberry ini akan dibahas dengan tema Optimasi Blackberry. Bagaimana menggunakan dan mengoptimalkan Blackberry untuk BISNIS ONLINE anda.
Promosi offling juga harus digunakan. Dengan brosur, pamflet, stiker dll. Jadi BISNIS ONLINE anda akan gagah, offline dan online!

6. Integrasikan WEBSITE Bisnis Online dengan Social Media (Facebook + Twitter + Identi.ca dll)

Terakhir jangan lupa. Manfaatkan Facebook dan Twitter anda
Tips CARA CEPAT Memulai BISNIS ONLINESebagian orang menyebutnya ENERGI UNTUK MEMULAI. Adalah kekuatan yang kita perlukan untuk memulai sesuatu.
Memulai perjalanan, memulai bisnis, memulai belajar, memulai berbuat baik dst.
Energi untuk memulai ini sangat besar. Bahkan bagi beberapa orang TERLALU BESAR sehingga, tidak jadi memulai lagi…tidak jadi memulai lagi…, menunda lagi sampai akhirnya tidak jadi melakukan sesuatu.
Berbisnis itu MUDAH, MEMULAI untuk berbisnis ITU YANG SULIT.
Bagaimana dengan BISNIS ONLINE? Sama saja.
Berikut ini Tips CARA CEPAT Memulai BISNIS ONLINE :

1. Milikilah NIAT Untuk Jadi PeBISNIS ONLINE.

Niat yang baik dan teguh adalah MODAL TERBAIK. Bukan uang, bukan keahlian.
Tapi sebaliknya niat yang baik dan teguh akan menggiring anda menemukan Modal berupa UANG yang baik. Menggiring anda menemukan keahlian dan ilmu yang baik. Dan juga membuat anda bisa bertahan dalam kondisi apapun.
Niat yang baik dan teguh membuat anda istiqomah di BISNIS ONLINE anda sendiri. Tidak tergoda dengan BISNIS ONLINE orang. Dan juga tidak tergoda untuk berhenti berBISNIS ONLINE dan kembali dengan Bisnis Konvensional (Offline saja).
Niat yang baik dan teguh juga adalah ALASAN TUHAN memberi kesuksesan pada kita.

2. Segera PUTUSKAN BISNIS ONLINE Apa Yang Ingin Anda Jalankan.

Untuk BISNIS ONLINE pemula disarankan hanya 1 saja bisnis yang dijalankan. Jangan suka tertarik dengan bisnis orang, tapi jalankan BISNIS SENDIRI.
Semakin cepat anda mengetahui apa kemauan anda dalam hidup, makan semakin mudah anda menjalani KEHIDUPAN ini dan MERAIH KESUKSESAN.
Semakin cepat anda memutuskan BISNIS ONLINE apa yang ingin anda jalankan, maka semakin cepat pula anda meraih kesuksesan di bidangnya. Jangan suka berganti2 bisnis, jangan suka menjalankan bisnis orang, tapi istiqomahlah dengan BISNIS ONLINE sendiri.

3. Lakukan RISET OFFLINE dan RISET ONLINE (Riset Pasar + Riset Pesaing, Riset Stok Barang, Riset Harga DLL)

Sebelum memulai aktivitas JUALAN (Buat Website, Promosi dll) anda harus mengawalinya dengan RISET. Mulailah bisnis anda dengan ILMU, tidak dengan emosi apalagi hanya hasrat sesaat.
Riset Offline dan Online memudahkan kita menemukan, apa yang sebenarnya dicari ORANG di Internet. Apa yang sebenarnya dibutuhkan PASAR ONLINE.
Kesalahan dalam hal riset ini akan membuat seluruh aktivitas Internet Marketing menjadi sia-sia dan ikut salah.

4. Buatlah Sebuah Website Dengan NAMA WEBSITE Yang TerOPTIMASI dan Dengan Domain [dot] COM

Betul! Pusat dari seluruh aktivitas BISNIS ONLINE kita adalah Website atau BLOG.
Nama harus sudah terOPTIMASI. Dan jangan lupa pakai DOMAIN [dot] COM.
Bagaimana mencari nama DOMAIN TEROPTIMASI dan alasan mengapa harus memakai domain [dot] COM akan dibahas kemudian di postingan selanjutnya.

5. Lakukan PROMOSI Secara Masif OFFLINE dan ONLINE 24 Jam

Setelah website, lakukan promosi masif, 24 JAM. Offline dan Online.
Bagaimana bisa 24 jam? Gunakan PC / Laptop / Tablet dan Integrasikan dengan BLACKBERRY anda.
Penjelasan penggunakan Blackberry ini akan dibahas dengan tema Optimasi Blackberry. Bagaimana menggunakan dan mengoptimalkan Blackberry untuk BISNIS ONLINE anda.
Promosi offling juga harus digunakan. Dengan brosur, pamflet, stiker dll. Jadi BISNIS ONLINE anda akan gagah, offline dan online!

6. Integrasikan WEBSITE Bisnis Online dengan Social Media (Facebook + Twitter + Identi.ca dll)

Terakhir jangan lupa. Manfaatkan Facebook dan Twitter anda.

ViralGen Referral Shopping
ViralGen Referral Shopping